an

Berkenalan Lebih Dekat dengan Bunyi-bunyian dari Rem


Sumber: driverside.com

Saat Anda mengerem mobil, kemunculan bunyi-bunyi aneh kadang terasa sangat menyebalkan. Tapi tunggu, jangan curiga dahulu, bebunyian adalah hal yang sebenarnya amat normal dalam sistem pengereman kendaraan. Masalahnya, tidak semua bunyi-bunyi tersebut normal, beberapa dari mereka adalah pertanda awal adanya masalah dari salah satu komponen dalam sistem rem. Kira-kira bunyi dari rem macam apa yang harus diwaspadai?

Suara berdecit yang keras
Saat terdengar suara mendecit terus-menerus pada saat mengerem, ini adalah pertanda bantalan/kampas disc brake (cakram) yang aus. Meski indikator keausan ini tidak akan cepat merusak cakram, bantalan rem yang usang tersebut sebaiknya cepat diganti.

Bunyi ala mesin giling atau sesuatu diasah
Ini terjadi biasanya pada proses pengereman awal saat kendaraan dijalankan, terutama jika kendaraan sudah lama tidak dipakai. Akibat pembentukan korosi, bunyi ini kerap terjadi pada tromol rem belakang atau piringan rem depan. Jika suara menghilang setelah beberapa saat, bunyi ini bukan pertanda masalah.

Bunyi mencicit (menjerit)
Kampas rem depan yang terbuat dari bahan semi-logam dapat mengeluarkan bunyi ini saat pedal rem diinjak dengan kekuatan rendah sampai medium. Penyebab terbesar kondisi ini adalah cuaca dingin serta curah hujan dan kelembaban cuaca yang tinggi.

Suara mengerang
Pada kendaraan dengan transmisi otomatis, erangan rem ini dapat didengar saat berhenti mendadak atau ketika kendaraan maju merayap secara perlahan-lahan dalam kemacetan.

Bunyi 'klik' kecil disertai getaran pada pedal
Saat Anda mendengar bunyi 'klik' kecil terus-menerus dan merasakan getaran di pedal rem pada kecepatan 4-7 kilometer/jam setelah pertama kali mobil dijalankan, kemungkinan besar sistem anti-lock pada rem sedang melakukan self-check untuk memastikan sistemnya berfungsi dengan baik.

{ 0 comments... read them below or add one }

Post a Comment