Showing posts with label Minyak Rem Prestone. Show all posts
Showing posts with label Minyak Rem Prestone. Show all posts

Agar Rem Mobil Terhindar dari "Masuk Angin"


Sumber: alcester-racing-sevens.com

Rem adalah faktor terpenting untuk keselamatan pada mobil. Dan seperti komponen lainnya pada mobil, sistem pengereman membutuhkan perawatan reguler agar tetap berfungsi optimal. Salah satu cara untuk mempertahankan kesehatan rem adalah dengan melakukan proses brake bleeding (membuang angin) pada keseluruhan sistemnya.

Keseluruhan fungsi sistem rem bergantung pada kekuatan hidrolik dari brake fluid (minyak rem). Kendaraan-kendaraan di era modern sekarang menggunakan teknologi rem yang digerakkan secara hidrolik, dengan menggunakan brake fluid untuk mentransfer tekanan dari pedal di silinder utama pada masing-masing rem.

Namun seiring waktu, udara yang masuk membawa kelembaban pada fluid, mengurangi efektivitas rem dan membahayakan keselamatan Anda sekeluarga. Kasus umum masuknya udara dalam sistem terjadi karena pad (bantalan) rem yang usang menurunkan level brake fluid di dalam silinder utama, sehingga memompa udara dari luar masuk. Tanda-tanda awal masuknya udara dalam sistem rem adalah pedal rem yang terasa lebih lembut dari biasanya saat diinjak (seperti menginjak spons) dan pedal rem terasa seperti bergeser seolah mendekat ke karpet mobil. Inilah saatnya Anda melakukan brake bleeding pada mobil.

Proses brake bleeding dapat menghilangkan udara dari sistem rem. Karena harus menguras keseluruhan isi sistem, berarti brake fluid juga harus diganti. Mengganti brake fluid akan kembali meningkatkan kualitasnya, setelah cairan tersebut terkontaminasi oleh berbagai hal selama ribuan kilo meter digunakan. Brake fluid adalah campuran kimia spesifik yang telah didesain mempunyai ketahanan panas dengan titik didih tinggi, namun tetaplah mempunyai masa pakai.  

Brake bleeding sebaiknya dilakukan setiap 2 atau 3 tahun sekali untuk mempertahankan kinerja sistem rem tetap optimal. Atau, saat gejala-gejala yang dijelaskan di atas mulai muncul dan terasa. Selain itu, agar sistem rem tetap berjalan optimal, pastikan Anda mengganti bantalan rem pada waktunya untuk mengurangi kemungkinan masuknya udara ke dalam sistem rem.
More aboutAgar Rem Mobil Terhindar dari "Masuk Angin"

Ini, Fitur Canggih Mobil Dinas RI 1


Ini, Fitur Canggih Mobil Dinas RI 1
(foto: emercedesbenz.com)
Setelah resmi menjabat sebagai orang nomor satu di Indonesia pada 20 Oktober 2014 lalu, Jokowi langsung mendapatkan mobil dinas dengan fitur canggih keluaran Mercedes-Benz. Dalam menjalani aktivitasnya, Jokowi akan menggunakan mobil Mercedes-Benz S600 Pullman Guard, dengan nomor poilisi 'INDONESIA 1'.

Mobil khusus ini dibuat dengan material antipeluru berstandar Eropa B6/B7 yang dapat menahan peluru senjata ringan, granat tangan, dan bahkan bahan peledak ringan. Mercy buatan 2008 ini dilengkapi dengan mesin 6.000 CC V12 bertenaga 525 daya kuda. Jokowi juga tidak perlu khawatir bila sewaktu-waktu ban mobilnya kempes, karena mobil ini tetap bisa melaju hingga sejauh 60 km.

Selain itu, mobil ini dilengkapi dengan sistem pemadam kebakaran otomatis serta panic alarm system, jika terjadi ancaman keamanan atau dalam keadaan darurat. Mobil ini juga dibekali dengan kaca depan tahan panas dan kamera belakang, demi memberikan keamanan tingkat tinggi pada Presiden berusia 53 tahun tersebut.






(sumber: tempo.co)


More aboutIni, Fitur Canggih Mobil Dinas RI 1

Ayo Kenali Bahan Dasar Brake Pad Mobil


Sumber: hemmings.com

Sebenarnya seberapa lama bantalan rem pada mobil dapat bertahan? Berapakah hitungan waktu yang tepat untuk menggantinya? Meski jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut bisa jadi bervariasi, ada baiknya kita mengenali dahulu dari tipe bahan apa bantalan rem kendaraan terbuat. Masing-masing tipe bahan dasar bantalan rem ini mempunyai karakteristiknya masing-masing yang mau tak mau berpengaruh juga pada masa pakainya.

Organic
Terbuat dari bahan fiber yang dipadu sedemikian rupa untuk membentuk sebuah bahan komposit. Bahan tersebut lalu diramu dengan grafit, logam bubuk dan (bahkan) kulit kerang.

Semi logam
Bantalan (pad) ini adalah campuran dari bahan organik dan logam-mulai dari baja, besi, sampai tembaga-semuanya dicetak dan disatukan. Bantalan yang terbuat dari bahan ini lebih keras dan lebih tahan terhadap panas.

Logam
Bahan ini, terbentuk dari berbagai campuran logam yang dulunya digunakan pada arena balap. Seiring kemajuan jaman dan pengembangan teknologi bantalan rem organik atau semi logam, bantalan rem yang terbuat dari bahan logam ini kini dianggap sedikit 'kuno'.

Sintetik
Sering disebut juga sebagai bantalan rem keramik. Terbuat dari bahan komposit campuran bahan non-organik dan non-logam, biasanya fiberglass atau serat aramid. Bantalan rem dari bahan ini lebih berat, lebih kuat, lebih awet, serta mempunyai kemampuan untuk menyetop roda lebih bagus dibandingkan bahan lainnya. Sayangnya, harganya juga 2 kali lipat lebih mahal.
More aboutAyo Kenali Bahan Dasar Brake Pad Mobil

Hal-hal Buruk Akibat Kemacetan pada Mobil


Sumber: keithbrown.com

Bagi Anda yang menggunakan mobil pribadi untuk aktivitas sehari-hari, kemacetan tentu telah menjadi 'makanan' yang sudah harus diterima dengan lapang dada. Selain dapat menyebabkan stres, pusing-pusing, kecapekan, perekonomian keluarga memburuk, dll pada si pengendara, kemacetan panjang lalu lintas juga dapat berakibat buruk pada mobil. Apa saja sebenarnya efek buruk kemacetan bagi mobil Anda?

Membentuk endapan kotoran pada mesin
Saat Anda sibuk menginjak gas dan rem berulang-ulang menembus macet, berhenti, jalan lagi, lalu berhenti lagi, begitu seterusnya, mesin mobil Anda mengalami banyak hal buruk. Dalam keadaan mesin menyala namun tak dijalankan (idle), sistem ventilasi mesin berada pada kondisi terlemahnya. Keadaan ini membuat gas asam sisa pembakaran dan bahan bakar yang tak sepenuhnya terproses tinggal pada mesin lalu membentuk sesuatu yang tidak akan pernah Anda suka; endapan kotoran. Proses pengendapan kotoran pada mesin ini mobil Anda alami setiap hari, pagi dan sore, tanpa henti.

Ganti oli mesin lebih sering
Setiap orang yang biasanya berkendara di lalu lintas yang padat atau sering bepergian dengan mobil untuk jarak dekat, harus lebih sering mengecek dan mengganti oli mesin mereka. Ingat, oli adalah 'darah' bagi mesin mobil Anda. Untuk meminimalisasi resiko kerusakan akibat gaya berkendara di kemacetan yang maju-berhenti-berulang-ulang, Anda juga bisa menggunakan cairan pembersih injektor bahan bakar ke dalam tangki setiap (kurang lebih) 4000 kilometer.

Kerusakan rem
Selain pada mesin, berkendara menembus kemacetan lalu lintas juga beresiko menurunkan kondisi kesehatan rem mobil. Bila Anda mulai mendengar bunyi-bunyi aneh yang cukup keras atau merasakan ada tarikan kasar ke arah kanan dan kiri saat mengerem, segera periksa kondisi sistem rem mobil. Perawatan berkala adalah kunci dari sistem pengereman yang aman, maka mengecek serta mengganti minyak rem adalah sebuah pilihan yang cerdas.
More aboutHal-hal Buruk Akibat Kemacetan pada Mobil

Ini Dia Gejala-gejala Rem Mobil Harus Diperiksa


Sumber: coalvilletyres.co.uk

Rem boleh saja bukan merupakan bagian yang terlihat paling indah dari sebuah mobil. Tapi rem, adalah salah satu bagian yang paling krusial karena kondisinya bisa menjadi pembeda antara hidup dan mati saat Anda berkendara. Meski ada petunjuk pasti soal kapan sistem pengereman mobil harus diperiksa (seperti lampu indikator rem di dashboard menyala atau Anda merasa rem sudah tidak se-pakem biasanya), beberapa keanehan di bawah ini adalah tanda-tanda tambahan yang harus diwaspadai tentang kondisi sistem pengereman mobil Anda.

Bantalan rem mulai usang
Seperti yang sudah kita semua ketahui, bantalan (kampas) rem dapat menipis lama-kelamaan, seiring waktu penggunaan. Kondisi ini dapat membuat sistem pengereman menjadi kehilangan efektifitasnya dalam memperlambat dan menghentikan kendaraan.

Munculnya bunyi-bunyi tak wajar
Saat bantalan rem sudah usang dan harus diganti, ia akan "memberitahu" kita dengan cara mengeluarkan bebunyian aneh saat proses pengereman. Mungkin ada kalanya Anda harus berhenti menyetel Maroon 5 keras-keras saat menyetir.

Terasa tarikan-tarikan aneh saat mengerem
Mobil anda seperti mau bergerak tak menentu bagai lepas kendali ke kiri dan ke kanan saat direm? Bisa jadi itu karena caliper rem mobil yang macet. Meski begitu, gejala ini bisa terjadi bukan hanya karena kerusakan pada rem. Hal-hal lain yang bisa jadi penyebabnya adalah tekanan udara yang tak merata atau keausan pada ban, masalah keselarasan roda serta gangguan suspensi.

Ada getaran yang tidak lazim pada pedal rem
Secara garis besar, pedal rem yang bergetar disebabkan oleh rotor rem yang mulai melengkung atau bengkok.
More aboutIni Dia Gejala-gejala Rem Mobil Harus Diperiksa

Perhatikan Kondisi Selang Minyak Rem Kendaraan Anda


Sumber: spridgetguru.com 

Banyak orang telah menyadari kebutuhan untuk mengganti kampas dan rotor pada rem ketika merasakan ada getaran atau mendengar bunyi-bunyi aneh saat proses pengereman. Tapi sebenarnya, ada satu lagi komponen penting dari rem yang juga tak boleh lalai dalam perawatan yaitu selang minyak rem (brake fluid).

Selang ini mempunyai tugas yang vital untuk pengereman yaitu mengalirkan minyak rem (brake fluid), sehingga kondisinya harus tetap lentur dan utuh tanpa kerusakan apapun agar rem selalu beroperasi dengan baik. Dibawah ini adalah tips singkat untuk memeriksa kondisi selang rem kendaraan Anda.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mencopot ban kendaraan Anda terlebih dahulu. Lalu, periksa selang rem secara visual. Selang rem adalah satu-satunya selang di bagian ini sehingga relatif mudah ditemukan. Selang terbuat dari karet, sehingga kemungkinan kering dan robek selalu ada. Bila lapisan luar robek, dapat mengekpos pelindung terakhir di dalam selang yang terbuat dari bahan nylon.

Cek juga apakah ada minyak rem yang bocor baik dari konektor selang atau dari permukaan selang itu sendiri. Goyangkan selang untuk memastikan kelenturannya. Ini cukup penting mengingat selang rem harus mengikuti semua gerakan ban kendaraan. Jangan lupakan juga kondisi konektor (sambungan-sambungan) selangnya. Pastikan sambungan-sambungan ini terpasang dengan benar dan tidak ada tanda-tanda berkarat maupun rusak.
More aboutPerhatikan Kondisi Selang Minyak Rem Kendaraan Anda

Berkendara Aman Saat Kondisi Berkabut


Berkendara Aman Saat Kondisi Berkabut
(foto: biopticdrivingusa.com)
Kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan di kawasan Sumatera Selatan semakin mengancam kesehatan warga dan mengganggu aktivitas masyarakat. Bahkan daerah kabut asap ini juga semakin melebar ke daerah Sumatera lainnya, seperti Sumatera Barat ataupun Jambi. Imbasnya, jarak pandang hanya sekitar 15-40 meter, yang tentu dapat berpengaruh buruk pada arus lalu lintas.

Oleh karenanya, Anda harus ekstra fokus dalam berkendara bila menemui kondisi kabut asap di perjalanan seperti ini, selain tentunya mengurangi kecepatan dari biasanya. Selebihnya, Anda bisa ikuti tips ini:

  • Rencanakan rute perjalanan terlebih dahulu dan pantau prakiraan cuaca sebelum mengawali perjalanan.
  • Aktifkan pemanas kaca. Uap air yang menempel di kaca karena perbedaan suhu di dalam dan luar dapat membuat pandangan kabur. Sistem pemanas dan penyapu kaca bisa membantu menghilangkannya.
  • Gunakan lampu kabut. Berfungsi menerangi jalan yang berada paling dekat dengan mobil. Jangan menggunakan lampu jauh yang dapat mengganggu pengendara dari arah berlawanan.
  • Jaga jarak 5 detik dari mobil lain. Durasi ini dianggap cukup bagi pengendara untuk merespon kejadian yang tak terduga. Hindari pula gerakan tiba-tiba yang membahayakan diri sendiri dan orang lain.
  • Pertahankan kecepatan konstan. Cukup 30-40 kpj, tidak terlalu kencang dan tidak terlalu lambat. Usahakan berkendara tetap dalam satu jalur.







(sumber: kompas.com)

More aboutBerkendara Aman Saat Kondisi Berkabut

Fakta-fakta Seputar Minyak Rem


Sumber: autospeed.pics

Minyak rem (brake fluid) memainkan peran penting karena menjadi pendorong transfer kekuatan yang dibuat ketika sopir menekan pedal rem langsung ke hub roda. Panas yang dihasilkan saat pengereman, terutama di bawah proses pengereman yang berat dan panjang, dapat mempengaruhi minyak rem yang hanya dapat bekerja optimal jika tetap cair dan tidak cepat panas sehingga mudah berubah menjadi uap. Oleh karena itu, titik didih minyak rem Anda sangat penting untuk pengereman yang efisien karena suhu di atas titik didih bisa membentuk gelembung uap di dalam sistem, yang berpotensi mengakibatkan kegagalan rem.

Selain itu, minyak rem berfungsi sebagai pelumas di semua bagian yang bergerak dan mencegah korosi. Minyak rem yang digunakan juga harus kompatibel dengan segel karet dan selang yang ada sehingga memungkinkan sistem pengereman untuk bekerja dengan kinerja yang optimal dan lebih awet.

Saat ini banyak sekali perusahaan chemical di Indonesia, terutama yang berkonsentrasi pada perawatan kendaraan, menyediakan berbagai produk minyak rem. Waktu yang disarankan untuk mengganti minyak rem kendaraan Anda adalah setiap dua tahun sekali.
More aboutFakta-fakta Seputar Minyak Rem

Powerbank Bisa Jumper Aki Mobil


Powerbank Bisa Jumper Aki Mobil
(foto: mikeshouts.com)
Kalau umumnya battery pack yang beredar di pasaran berukuran sangat besar, kini ada produk terbaru yang jauh lebih kecil dan serba guna. Namanya, Jumpr. Uniknya, ini merupakan powerbank yang sejatinya diperuntukkan mengisi baterai kamera digital, smartphone, maupun gadget lainnya.

Ukurannya benar-benar kecil dan bahkan bisa dimasukkan ke dalam saku. Jumpr memiliki bodi yang cukup langsing, dengan berat 7 ons dan panjang 5,5 inci.

Lebih jauh lagi, powerbank ini juga dilengkapi dengan kabel jumping khusus untuk men-jumper aki mobil yang mati atau soak. Kapasitas baterai Jumpr sebesar 12 volt dengan output 150-300. Namun begitu, tak semua jenis aki mobil yang kompatibel dengan piranti ini. Produk ini hanya dapat menghidupkan kebanyakan aki yang terdapat pada mesin mobil empat dan enam silinder.

Selain itu, Jumpr juga dilengkapi dengan lampu senter LED yang dapat menerangi jalan di kegelapan jalan. Untuk isi ulang daya, Anda dapat mengisinya melalui cigarette power port yang ada di kabin mobil atau juga micro USB. Dikabarkan piranti inovatif ini akan memiliki banderol sebesar 88,99 US Dollar atau sekitar satu jutaan rupiah.








(sumber: liputan6.com)

More aboutPowerbank Bisa Jumper Aki Mobil

Mesin Berisik Setelah Ganti Oli?


Mesin Berisik Setelah Ganti Oli?
(foto: enoanderson.com)

Normalnya, setelah oli diganti suara maka mesin motor akan menjadi lebih halus karena kondisi oli yang memang masih baru. Lalu, bagaimana bila setelah mengganti oli suara mesin malah justru semakin berisik?

Biasanya suara mesin yang berisik setelah penggantian oli disebabkan oleh oli pada batang penekan rantai keteng yang berkurang. Oleh karenanya, pada saat mesin motor dihidupkan, batang penekan rantai keteng dan pegas penekan bersinggungan. 

Untuk menghilangkan suara berisik ini, Anda bisa menambah oli ke batang penekan, dengan membuka terlebih dulu baut cincin washer, lalu masukkan oli 1-2 cc ke dalam ruangan tersebut.

Bila suara berisik pada mesin masih belum hilang, Anda bisa buka baut mesin washer dalam keadaan mesin hidup, lalu tutup kembali. Hal ini bertujuan untuk menghabiskan atau mengeluarkan angin yang terjebak dalam batang penekan.






(sumber: otosia.com)

More aboutMesin Berisik Setelah Ganti Oli?

Jangan Sembarangan Matikan Mesin Mobil


Jangan Sembarangan Matikan Mesin Mobil
(foto: byronfields.com)
Servis rutin dan atau cara Anda berkendara akan menentukan kondisi mesin mobil Anda. Selain itu, ada beberapa perlakuan sederhana yang juga kadang luput Anda perhatikan; mematikan mesin. Kerap kali pengendara mematikan mobil ketika putaran mesin masih tinggi, yang memicu terjadinya kerusakan pada mesin mobil.

Hal tersebut bisa terjadi, sebab mesin yang masih berada dalam putaran tinggi memerlukan pelumas. Jika Anda mematikan mesin dengan cepat, kompresi pelumas yang masuk akan menurun secara drastis, atau dengan kata lain mesin akan kehilangan pelumas. Alhasil mesin akan cepat aus atau bahkan rusak. 

Singkatnya, ketika temperatur mesin tengah tinggi dan komponen masih mengembang, maka langkah mematikan langsung mesin akan merusak dinding silinder.

Oleh karenanya, untuk mencegah hal tersebut, sebaiknya Anda tunggu sejenak hingga mesin berada dalam kondisi normal (idle) sebelum mematikan mesin (putar kontak pada posisi off). Hal ini perlu dilakukan tidak hanya untuk menghindari kerusakan mobil, melainkan juga akan menjaga performa kendaraan Anda.



 


(sumber: otosia.com)

More aboutJangan Sembarangan Matikan Mesin Mobil