Showing posts with label Automotive Chemical Industry. Show all posts
Showing posts with label Automotive Chemical Industry. Show all posts

Target Ferrari Berikutnya...

Busi Motor Terbaik | Busi Mobil Terbaik | Automotive Chemical Industry

Busi Motor Terbaik | Busi Mobil Terbaik | Automotive Chemical Industry
Sumber: bbc.com

Nasib Kimi Raikkonen, sang juara dunia di tahun 2007, sedang berada di ujung tanduk. Jika performanya tidak kunjung membaik, kemungkinan besar Scuderia Ferrari tidak akan memperpanjang kontraknya kembali dan akan menjadi kesempatan bagi para pembalap yang disebut-sebut sedang dibidik oleh Ferrari menggantikan Kimi.

Tiga nama pembalap muda sudah disebut bisa menggantikan Kimi, yakni Daniel Ricciardo, Nico Hulkenberg, dan Esteban Guiterrez. Namun, dari ketiga nama tersebut, nama Daniel Ricciardo yang paling berpotensi untuk menjadi pengganti Kimi.

Ricciardo sendiri masih memiliki kontrak dengan Red Bull hingga akhir tahun 2018. Bos Red Bull, Christian Horner, mengatakan belum ada niat untuk menjual Ricciardo ke tim lain sehingga kemungkinan Ferrari untuk mendapatkan pembalap ini juga akan tertutup.
More about → Target Ferrari Berikutnya...

Raikkonen Bukanlah Alonso

Busi Motor Terbaik | Busi Mobil Terbaik | Automotive Chemical Industry

Busi Motor Terbaik | Busi Mobil Terbaik | Automotive Chemical Industry
Sumber: bbc.com

Fernando Alonso mendadak memutuskan untuk meninggalkan Ferrari pada akhir tahun 2014. Dia lebih memilih untuk bergabung dengan McLaren setelah dirinya merasa tidak ada lagi motivasi yang bisa membuatnya maju selama berada di Ferrari. Untuk itulah, Ferrari memilih pembalap lamanya yang pernah meraih gelar bersama tim kuda jingkrak tersebut, Kimi Raikkonen.

Namun, apa yang diraih oleh Kimi tidaklah sememuaskan dengan apa yang diraih oleh Alonso. Raikkonen pun mengeluhkan apa yang dicapai oleh Alonso bukanlah sesuatu yang bisa disama-ratakan sehingga perlu pemahaman yang lebih dalam melihat kondisi lapangan yang sesungguhnya.

Sesungguhnya, harapan besar Ferrari mengembalikan Kimi ke tim ini agar dia kembali meraih kesuksesan yang pernah hilang beberapa tahun lalu. Sang bos Ferrari pun tidak menampik bahwa Alonso dan Kimi bukanlah orang yang sama sehingga keinginan untuk membuat Kimi kembali seperti dulu selalu ada. Sementara Alonso, dia akan tetap bersama McLaren.
More about → Raikkonen Bukanlah Alonso

Mempertanyakan Nasib The Ice Man

Automotive Chemical Industry | Perusahaan Chemical di Indonesia | Produk Perawatan Mobil

Automotive Chemical Industry | Perusahaan Chemical di Indonesia | Produk Perawatan Mobil
Sumber: bbc.com

Nasib Kimi Raikkonen tentang kontraknya akan diperpanjang atau tidak oleh Scuderia Ferrari ditentukan dari hasil yang dicapainya saat berada di Sirkuit Silverstone, GP Inggris akhir pekan ini. Bagi Kimi, ini akan menjadi partai hidup-mati untuk menentukan masa depannya apakah masih akan bertahan di Formula One atau justru undur diri lebih cepat untuk yang kedua kalinya.

Di sirkuit ini pula, lima belas tahun yang lalu, dia menjadi salah seorang pembalap Formula One yang mengawali kariernya. Raikkonen pun masih memiliki tanggung jawab yang cukup besar hingga musim mendatang. Nasibnya kini pun masih bergantung pada keberhasilannya menjadi juara pada perlombaan yang akan datang.

Sergio Marchionne, Presiden Ferrari, pun angkat bicara,"Sebenarnya nasib Kimi berada pada tangannya sendiri." Kimi pun seakan tidak peduli dengan kontraknya bersama Ferrari diperpanjang atau tidak setelah seorang wartawan menyanyakan hal ini. "Silakan tulis yang kamu suka saja," katanya.
More about → Mempertanyakan Nasib The Ice Man

Ferrari Mengkritik Red Bull

Automotive Chemical Industry | Perusahaan Chemical di Indonesia | Produk Perawatan Mobil

Automotive Chemical Industry | Perusahaan Chemical di Indonesia | Produk Perawatan Mobil
Sumber: bbc.com

Keinginan Red Bull untuk keluar dari arena balap jet darat nomor satu di dunia, Formula One, telah mendapat kritik dari Maurizio Arrivabene, bos Ferrari. Arrivabene mengatakan,"Mudah untuk mengatakan jika Anda sudah menjadi juara dunia empat kali, tetapi Anda akan mengeluh sulit jika Anda belumlah menang."

Keinginan Red Bull keluar dari Formula One disebabkan kompetisi dirasa oleh sang bos, Dietrich Mateschitz, tidak lagi semenarik dulu. Apalagi Red Bull juga akan ditinggalkan oleh Renault pada musim mendatang karena mesin yang dibuat oleh Renault tidak lagi mampu memberikan kompetisi yang lebih serius dan mampu bersaing dengan tim papan atas seperti Mercedes dan Ferrari.

"Mungkin saja Anda akan menang, kemudian akan kalah pada tahun-tahun berikutnya. Itu merupakan hal yang wajar terjadi dalam balapan," kata Arrivabene menanggapi tindakan Mateschitz.
More about → Ferrari Mengkritik Red Bull

Ketika Mobil Buatan Indonesia Gagal Uji Emisi

Busi Motor Terbaik | Busi Mobil Terbaik | Automotive Chemical Industry

Busi Motor Terbaik | Busi Mobil Terbaik | Automotive Chemical Industry
Sumber: autonetmagz.com

Hal yang mengejutkan terjadi beberapa hari belakangan ini. Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN dan Direktur Utama PLN Persero, ditetapkan menjadi tersangka dalam pengadaan gardu induk PLN di Jawa dan Bali di masa dia masih menjadi direktur PLN. Namun, yang mengherankan adalah sepuluh mobil ciptaan anak bangsa justru ditarik oleh kepolisian untuk dijadikan barang bukti.

Kasus ini memang belum tuntas ditangani oleh Kepolisian Republik Indonesia. Namun, mobil listrik Indonesia yang sempat dipamerkan saat konferensi APEC tahun 2013 tersebut menjadi sesuatu yang fenomenal. Dinyatakan bahwa mobil ini tidak lulus uji emisi dan uji kelayakan tetapi sang pencipta dibayar 2 miliar rupiah untuk pengadaan mobil yang satu ini.

Kasus ini masih bergulir dengan ditariknya 10 mobil listrik yang dinyatakan gagal tersebut sebagai barang bukti korupsi yang dilakukan oleh Dahlan Iskan. Namun, mobil ini juga tidak terlepas dari kontroversi bahwa ada intrik yang aneh tentang pengadaan mobil yang satu ini di masa Dahlan Iskan menjadi direktur.
More about → Ketika Mobil Buatan Indonesia Gagal Uji Emisi

29 Ribu Motor Honda Direcall

Busi Motor Terbaik | Busi Mobil Terbaik | Automotive Chemical Industry

Busi Motor Terbaik | Busi Mobil Terbaik | Automotive Chemical Industry
Sumber: kompas.com

Berita pahit bagi para pengguna motor Honda di Jepang. Pabrikan asal negeri sakura tersebut telah memutuskan untuk me-recall setidaknya 29 ribu motor yang telah diproduksinya. Pasalnya, ada kerusakan pada bagian starter yang membuat motor sulit untuk dinyalakan.

Belum ada pernyataan resmi berkaitan dengan motor Honda yang akan ditarik, tetapi telah diprediksi seitdaknya 39 jenis motor akan kembali ke pabrik untuk diperbaiki. Meskipun sampai saat ini recall masih terbatas hanya pada Jepang, ini tidak menutup kemungkinan yang lebih besar untuk melakukan recall pada Honda di negara-negara lainnya.

Honda menjelaskan kemungkinan motor-motor tersebut tidak mendapatkan perlindungan dalam hal anti-air pada bagian starter magnetic. Apabila hal ini dibiarkan dalam kondisi basah, bisa berpotensi memunculkan percikan api.
More about → 29 Ribu Motor Honda Direcall

The Ice Man yang Telah Meleleh (IV)

Automotive Chemical Industry | Perusahaan Chemical di Indonesia | Produk Perawatan Mobil

Sumber: dailymail.co.uk

Lantas apa yang dilakukannya selama ini setelah meninggalkan Formula One? Dia memutuskan untuk bergelut dalam NASCAR dan World Rally Championship. Berbagai keberhasilan pun tidak dia torehkan. Keputusan untuk keluar dari Formula One menjadi sebuah hal yang pahit yang dilakukan oleh The Ice Man. 

Namun kesempatan lain ditorehkannya untuk kembali ke Formula One. Di kedua kalinya dia bergabung dalam Formula One, sebuah tim baru bernama Lotus telah memutuskan untuk menjadikan Kimi sebagai pembalapnya. Kesempatan itu tidak disia-siakannya karena performanya pun semakin membaik. Dua tahun bersama Lotus pun menjadi momen yang berharga bagi Kimi untuk kembali ke Formula One.

Lantas itu pula yang membuat Ferrari kembali meminangnya pada tahun 2014. Namun, hasilnya justru lebih buruk karena performa mobil Ferrari tidak kunjung membaik. Dari berbagai lomba yang dilangsungkan pada musim itu, dia hanya bisa meraih 55 poin. Ini menjadi salah satu catatan terburuk yang pernah ditorehkannya. Kini, di musim yang sama, dia pun berekanan dengan Sebastian Vettel, pembalap Jerman yang disebut-sebut sebagai Baby Schumi.
More about → The Ice Man yang Telah Meleleh (IV)

The Ice Man yang Telah Meleleh (III)

Automotive Chemical Industry | Perusahaan Chemical di Indonesia | Produk Perawatan Mobil

Automotive Chemical Industry | Perusahaan Chemical di Indonesia | Produk Perawatan Mobil
Sumber: telegraph.co.uk

Di tahun keduanya bersama McLaren, Kimi semakin menjadi pembalap yang menunjukkan dirinya bahwa dia memang layak untuk disebut sebagai pembalap sejati. Dia berhasil menjadi Runner Up di bawah Michael Schumacher. Selisih nilai yang didapati Kimi dan Schumacher pun hanya 2 poin yang menjadikan dia sebagai salah satu pembalap yang diminati oleh Ferrari di tengah gaung Schumacher yang akan pensiun.

Di tahun prestasinya menurun drastis, sementara Scuderia Ferrari semakin banyak menjuarai GP dan mengantar Schumacher untuk menjadi juara ketujuh kalinya. Namun, di tahun berikutnya The Ice Man kembali ke posisi yang diharapkan, yakni mampu memberikan persaingan yang ketat dengan Schumacher.  Ini pula yang membuat Jean Todt, bos Ferrari, semakin ingin meminang Kimi sebagai pembalapnya. Namun, sayang, Todt masih menghargai Schumacher untuk menjadi pembalapnya dan menghormatinya sehingga keinginan itu ditundanya hingga Schumacher memutuskan untuk pensiun di tahun 2006.

Tahun 2007 menjadi kesempatan emas yang ditorehkan oleh Todt dan Kimi setelah Schumacher memutuskan untuk pensiun. Ini pula yang dinantikan oleh Kimi selama ini: menjadi juara dunia bersama Ferrari. Keinginan itu pun terwujud penuh dengan keberhasilan di tahun pertamanya bersama Ferrari. Dia menunjukkan performa yang luar biasa. Namun, hal itu tidak berlangsung lama karena di tahun berikutnya dia hanya berhasil berada di posisi ketiga dan tahun berikutnya dia pun keluar dari dunia Formula One.
More about → The Ice Man yang Telah Meleleh (III)

The Ice Man yang Telah Meleleh (II)

Automotive Chemical Industry | Perusahaan Chemical di Indonesia | Produk Perawatan Mobil

Automotive Chemical Industry | Perusahaan Chemical di Indonesia | Produk Perawatan Mobil
Sumber: automobilsport.com
Sauber menemukan bakat yang dimiliki oleh Kimi untuk menjadi seorang pembalap begitu besar. Untuk itu, di tahun 2001, Sauber memutuskan agar Kimi bergabung bersamanya untuk menjajal kekuatan mobil balap yang diimpikan setiap orang yang menyukai ajang balap, Formula One. Ini merupakan kesempatan yang begitu langka yang didapatinya sebagai seorang pembalap profesional.

GP Australia menjadi bukti yang kuat baginya untuk menunjukkan performanya. Tidak ada yang pernah menyangka jika dia berhasil mendapatkan poin di sana meskipun dia bukanlah seorang pembalap yang diunggulkan. Itu pula yang dilirik oleh bos McLaren, Ron Dennis, bahwa Kimi bisa besar bersama timnya kelak. Dengan alasan itulah, Kimi ditarik ke McLaren untuk mendulang prestasi yang lebih jauh lagi.

Kimi memang bukanlah pembalap yang spesial, tetapi kemampuannya dalam setiap balapan menjadi hal yang patut dipuji. Mengawali kariernya di McLaren bersama sang juara dunia, Mika Hakkinen, Kimi menjadi belajar banyak mengenai dunia balap yang sesungguhnya. Di sini, dia bermitra dengan David Coulthard yang kelak menjadi musuh bebuyutannya dalam setiap balapan yang dilakoninya.
More about → The Ice Man yang Telah Meleleh (II)

The Ice Man yang Telah Meleleh (I)

Automotive Chemical Industry | Perusahaan Chemical di Indonesia | Produk Perawatan Mobil

Automotive Chemical Industry | Perusahaan Chemical di Indonesia | Produk Perawatan Mobil
Sumber: theguardian.co.uk

Namanya melambung dengan menjadi juara dunia di tahun 2007. Dia juga menjadi rival yang begitu kuat bagi Michael Schumacher. Namanya memang sempat digadang-gadang menjadi pengganti sang juara dunia tujuh kali tersebut, tetapi Jean Todt menyatakan Ferrari tetap akan berbeda tanpa adanya Michael Schumacher. Butuh sembilan musim untuk dia menjadi salah satu pembalap terbaik dalam ajang jet darat tesebut.

Namanya adalah Kimi Raikkonen. Namun dia mendapat julukan sebagai The Ice Man karena dia dikenal sebagai sosok yang dingin oleh bos McLaren di masa itu, Ron Dennis. Namun, sebenarnya dia bukanlah sedingin yang orang-orang kira. Justru sebaliknya, Kimi begitu berapi-api saat perlombaan.

Mengawali kariernya sebagai seorang pembalap karting nasional di tahun 1999. Kariernya semakin melonjak dengan berbagai kesempatan di mana dia bisa merasakan kekuatan mobil balap. Dia pernah membalap dalam ajang British Renault Championship, sebuah ajang balap yang akhirnya mempertemukan dirinya dengan Felipe Massa, rekan kerjanya di Ferrari kelak.


More about → The Ice Man yang Telah Meleleh (I)

Hamilton Tak Ingin Rosberg yang Juara

Busi Motor Terbaik | Busi Mobil Terbaik | Automotive Chemical Industry

Busi Motor Terbaik | Busi Mobil Terbaik | Automotive Chemical Industry
Sumber: autosport.com

Perseteruan antara Lewis Hamilton dan Nico Rosberg dalam Mercedes semakin tidak bisa dihindari. Keduanya telah terang-terangan mengakui rivalitasnya yang sama-sama tidak ingin mengalah demi tim. Mercedes pun telah membiarkan mereka berkompetisi dengan baik dalam balapan tanpa harus mengintervensi perseteruan di antara keduanya untuk menjadi juara dunia.

Rosberg dan Hamilton sebenarnya merupakan dua sekawan yang pernah bermain dalam gokart. Kini mereka bertemu dalam satu pertandingan dan dalam satu tim. Untuk itulah, Hamilton yang pernah merasakan gelar juara dunia ini semakin enggan untuk berbagi dengan Rosberg agar keduanya sama-sama pernah merasakan bagaimana menjadi juara dunia.

Hamilton pun secara terang-terangan mengakui keinginannya agar tahun ini Rosberg tidak menjadi pemenang. “Tapi secara individual, kami berdua ingin menang. Otomatis, kami harus mengalahkan satu sama lain. Saya normalnya akan mengatakan, jika gagal menang, saya ingin rekan setimlah yang menjadi kampiun. Tapi dalam kasus ini, tampaknya tidak demikian,” katanya kepada wartawan.
More about → Hamilton Tak Ingin Rosberg yang Juara

Hammy, Si Hitam di Formula One (IV)

Busi Motor Terbaik | Busi Mobil Terbaik | Automotive Chemical Industry

Busi Motor Terbaik | Busi Mobil Terbaik | Automotive Chemical Industry
Sumber: telegraph.co.uk

Hal yang menimpa dirinya tersebut ternyata tidak menyurutkan niatnya untuk mengejar ambisi sebagai salah satu pembalap dunia, yakni dengan meraih gelar juara pertamanya pada tahun 2008. Namun, prestasi itu tidak mampu dia pertahankan sehingga hingga tahun 2012. Pada tahun itu pula dia memutuskan untuk meninggalkan McLaren dan bergabung bersama Mercedes.

Bergabung bersama Mercedes menjadi kesempatan yang tidak lagi bisa disia-siakan begitu saja olehnya. Di tahun pertamanya bersama Mercedes, dia masih mampu mempertahankan posisinya sebagai juara keempat. Namun di tahun 2014, namanya semakin melejit jauh bersama Nico Rosberg. Mereka berdua saling bergantian merebut gelar juara di setiap kompetisi yang mereka lalui. 

Di tahun itu pula, dia berhasil menjadi juara dunia untuk kedua kalinya. Sayang, hal itu tidak berlangsung dengan baik karena di tim barunya ini, dia justru berseteru dengan rekan setimnya lagi, Nico Rosberg. Bahkan Mercedes pun sampai-sampai harus membuat aturan tertulis untuk keduanya.
More about → Hammy, Si Hitam di Formula One (IV)

Hammy, Si Hitam di Formula One (III)

Busi Motor Terbaik | Busi Mobil Terbaik | Automotive Chemical Industry

Busi Motor Terbaik | Busi Mobil Terbaik | Automotive Chemical Industry
Sumber: express.co.uk

Di Formula One, kariernya semakin melejit jauh dengan meninggalkan rekan setimnya, Fernando Alonso. Dia berhasil menjadi juara untuk pertama kalinya ketika berada di GP Kanada di mana dia juga meraih pole position di sana. Hal itu merupakan sesuatu yang menakjubkan dan mengagumkan bagi seorang pembalap muda seperti Hamilton.

Namun, hal itu justru bukan menjadi hal yang baik bagi Fernando Alonso. Dia pun merasa terancam dan perseteruan di antara keduanya semakin tidak bisa dihindari. Permusuhan keduanya pun tidak bisa lagi ditutupi oleh McLaren. Sayangnya, McLaren lebih memilih Alonso hengkang dan memilih Hamilton untuk bertahan hingga akhir tahun 2012.

Isu lain yang tidak kalah keras dengan hal tersebut adalah rasisme yang menimpa dirinya. Dia sempat diejek ketika berada di GP Spanyol. Ada oknum yang menggunakan topeng hitam dan kaus hitam dengan bertuliskan "Keluarga Hamilton". Ini merupakan dampak dari perseteruannya dengan Alonso. Delapan bulan kemudian, dia mendapatkan serangan dengan nada rasisme kembali di situs online Spanyol.
More about → Hammy, Si Hitam di Formula One (III)

Hammy, Si Hitam di Formula One (II)

Busi Motor Terbaik | Busi Mobil Terbaik | Automotive Chemical Industry

Busi Motor Terbaik | Busi Mobil Terbaik | Automotive Chemical Industry
Sumber: imaginelifestyles.com

Dia mengawali kariernya dengan bermain untuk McLaren setelah dikontrak sebagai young driver support programme. Kariernya melesat jauh dengan berhasil menjadi juara di berbagai kompetisi, seperti Formula 3 Euroseries, British Formula Championship, dan GP2. Keberhasilannya tersebut dilihat oleh Dennis sebagai kemampuan yang tidak boleh disia-siakan sehingga dia ditarik sebagai pembalap McLaren dalam Formula One.

Tahun 2007 merupakan tonggak awal bagaimana dirinya bisa bertarung dengan pembalap hebat dalam Formula One. McLaren telah menunjuk dirinya sebagai rekan Fernando Alonso yang baru saja meninggalkan Renault untuk bergabung bersama tim ini. Bahkan di debut pertamanya, dia berhasil naik ke podium sebagai juara ketiga.

Pada GP berikutnya, dia justru semakin menjadi dengan selalu berada di posisi kedua, di belakang Felipe Massa. Hal itu merupakan sebuah kejutan dan mematahkan rekor Bruce McLaren sebagai pembalap muda yang pernah berada di depan juara dunia.
More about → Hammy, Si Hitam di Formula One (II)

Hammy, Si Hitam di Formula One (I)

Busi Motor Terbaik | Busi Mobil Terbaik | Automotive Chemical Industry

Busi Motor Terbaik | Busi Mobil Terbaik | Automotive Chemical Industry
Sumber: bbc.co.uk

Lewis Carl Hamilton namanya. Tubuhnya kecil dan hitam, berbeda dengan pembalap Formula One pada umumnya. Namun, namanya langsung melejit jauh setelah sebuah tim yang sedang diunggulkan mendaulatnya sebagai salah satu pembalap yang kelak akan menjadi seorang yang menjuarai berbagai GP di Formula One.

Hammy, begitu biasanya dipanggil. Dia memang menjadi pembalap pertama berkulit hitam dalam ajang Formula One. Dia juga pernah menjadi pembalap termuda yang pernah meraih juara dunia sebelum dipatahkan oleh Sebastian Vettel. Kepiawaiannya dalam mengendarai mobil tidak bisa diragukan lagi.

Masa lalunya begitu kelam. Dua tahun setelah dia lahir, orangtuanya bercerai. Dia memutuskan untuk bersama ibunya sebelum kembali kepada ayahnya. Bersama sang ayah, dia menaruh minat terhadap balap mobil. Kepada Ron Dennis, bos McLaren, dia pernah mengatakan "Saya ingin membalap bersama Anda. Suatu hari nanti saya akan membalap untuk Anda."
More about → Hammy, Si Hitam di Formula One (I)

Mobil Balap Ini Hanya Selisih 5 Detik

Automotive Chemical Industry | Perusahaan Chemical di Indonesia | Produk Perawatan Mobil

Automotive Chemical Industry | Perusahaan Chemical di Indonesia | Produk Perawatan Mobil
Sumber: tribunnews.com

Formula One masih menduduki kursi tertinggi dalam balap mobil di dunia. Kecepatannya memang tidak tertandingi lagi. Maka, tidak mengherankan apabila banyak pembalap di seluruh dunia berkompetisi untuk menjadi yang terbaik sehingga bisa membalap dengan kendaraat jet darat tercepat di dunia itu.

Namun, ada juga mobil yang tidak kalah cepatnya dengan Formula One. Hanya terpaut lima detik, GP2 Series telah disebut sebagai salah satu anak tangga yang paling dekat dengan Formula One. Mobil-mobil yang ada dalam GP2 Series ini juga hanya memiliki selisih waktu yang begitu mengesankan, yakni lima detik.

Ini dapat dibuktikan dengan selisih waktu yang diraih oleh Sebastian Vettel dari Formula One dengan Stoffel Vandoorne dari GP2 Series. Dalam perlombaan yang dilangsungkan di GP Austria, kedua pembalap tersebut hanya terpaut waktu 5 detik. Hal ini pula yang menjadikan GP2 Series sebagai salah satu balapan yang bergengsi dan patut untuk diikuti sebelum menempuh perlombaan yang sesungguhnya, Formula One.
More about → Mobil Balap Ini Hanya Selisih 5 Detik

Mercedes Mengakui Mereka Terlalu Mendominasi

Automotive Chemical Industry | Perusahaan Chemical di Indonesia | Produk Perawatan Mobil

Automotive Chemical Industry | Perusahaan Chemical di Indonesia | Produk Perawatan Mobil
Sumber: viva.co.id

Memang prestasi yang ditorehkan oleh kedua pembalap Mercedes, Nico Rosberg dan Lewis Hamilton, tetapi tim tersebut pun tidak terlepas dari kritik yang dilontarkan dengan apa yang terjadi selama dua tahun terakhir ini. Sepanjang tahun ini, seluruh balapan mayoritas didominasi oleh kedua pembalap itu saja.

Ini pula yang membuat Formula One mendapatkan kritik keras dalam dua tahun terakhir. Banyak kalangan yang menyatakan perubahan peraturan lomba justru hanya memberikan kesempatan kepada tim Mercedes saja, sehingga sepanjang dua tahun terakhir, kompetisi menjadi tidak semenarik dahulu.

Hal itu juga disadari oleh Mercedes. Mercedes mengakui bahwa hal ini akan berdampak buruk terhadap kelanjutan dari Formula One di masa mendatang. Pasalnya, bos Mercedes, Toto Wolff sudah mengungkapkan bahwa hal ini bukanlah hal yang baik terhadap Formula One dan Mercedes. Wolff menyatakan bisa saja jika hal ini terus terjadi, Formula One akan ditinggalkan penggemarnya karena pemenang sudah dapat diketahui.
More about → Mercedes Mengakui Mereka Terlalu Mendominasi

Semua Ini Bukan Salah Mercedes

Automotive Chemical Industry | Perusahaan Chemical di Indonesia | Produk Perawatan Mobil

Automotive Chemical Industry | Perusahaan Chemical di Indonesia | Produk Perawatan Mobil
Sumber: sidomi.com

Formula One sedang mendapatkan kritikan yang keras terhadap penyelenggaraannya yang dianggap hanya berpihak pada Mercedes. Mercedes dianggap terlalu banyak memberikan dominasi di setiap lomba sehingga hanya kedua pembalapnya saja yang berhasil menjadi yang terbaik dalam setiap GP yang digelar sepanjang musim ini.

Hal ini menunjukkan adanya permasalahan yang serius terhadap tim-tim di Formula One. Bahkan baru-baru ini, Red Bull telah mengeluarkan ancaman keluar dari Formula One terhadap penyelenggaraan yang tidak lagi menciptakan kompetisi yang serius dan seru seperti tahun-tahun sebelumnya. Direktur Formula One, Bernie Eclesstone, angkat bicara soal hal ini.

"Bukan salah Mercedes jika Formula One membosankan dalam dua tahun terakhir," katanya dalam jumpa pers dengan wartawan. Dia juga menekankan bahwa banyak tim yang memiliki kemampuan untuk mengembangkan mobilnya lebih, tetapi tidak memanfaatkannya sehingga mereka lebih sibuk untuk menyalahkan penyelenggara dan tim lain.
More about → Semua Ini Bukan Salah Mercedes

Alonso Hengkang Karena Tak Lagi Memiliki Motivasi

Automotive Chemical Industry | Perusahaan Chemical di Indonesia | Produk Perawatan Mobil

Automotive Chemical Industry | Perusahaan Chemical di Indonesia | Produk Perawatan Mobil
Sumber: detik.com

Sang juara dunia dua kali, Fernando Alonso, akhirnya buka suara mengenai alasan kepindahannya ke McLaren dari tim yang juga membantu membesarkan namanya, Ferrari. Hal itu tidak terlepas dari motivasi yang hilang selama dirinya berada di Ferrari.

Alonso mengakui dirinya merasa frustasi dengan motivasinya yang hilang selama dia berada di Ferrari. Lima tahun bersama tim kuda jingkrak tersebut, Alonso tidak berhasil sekali pun untuk menjadi juara dunia. Hal terbaik yang pernah dilakukannya selama bersama Ferrari hanyalah menjadi Runner Up dalam tiga musim. Hal yang tidak kalah membuatnya semakin terpuruk adalah kehadiran Sebastian Vettel dalam lomba jet darat tersebut.

"Saya kehilangan motivasi tahun lalu," katanya dalam sebuah wawancara dengan sebuah situs berita. Sayangnya, kepindahan Alonso ke McLaren ternyata tidak juga berbuah manis. Yang terjadi malah sebaliknya, di tim barunya ini dia tidak berhasil mendulang satu angka pun. Bahkan dalam empat balapan terakhir, dia gagal menempuh garis finish.
More about → Alonso Hengkang Karena Tak Lagi Memiliki Motivasi

Ratu Elizabeth Pun Menegur Hamilton

Automotive Chemical Industry | Perusahaan Chemical di Indonesia | Produk Perawatan Mobil

Automotive Chemical Industry | Perusahaan Chemical di Indonesia | Produk Perawatan Mobil
Sumber: okezone.com

Lewis Hamilton, pembalap Mercedes asal Inggris, memang selalu tampil menakjubkan dalam setiap lomba yang dilangsungkan di Formula One. Namun, prestasi yang gemilang tersebut tidak sejalan dengan apa yang dikehendaki oleh orang nomor satu di Inggris, Ratu Elizabeth II.

Pada acara makan siang yang diselenggarakan oleh Buckingham Palace, Hamilton pun tidak menyangka jika Ratu Elizabeth akan menegurnya. Namun, bukan soal prestasi yang menjadi permasalahan sang ratu, melainkan mengenai bagaimana seorang Hamilton berbicara. Hamilton pun mengakui bahwa dirinya sempat ditegur oleh Ratu Elizabeth II.

Hamilton mengakui kepada wartawan bahwa dirinya ditegur oleh sang ratu mengenai cara berbicaranya, apakah pantas dirinya berbicara seperti itu. Namun, teguran itu tidak membuatnya sakit hati. Pembalap usia 30 tahun itu bisa melanjutkan pembicaraan dengan orang nomor satu di Inggris dengan santai dan seakan tidak ada permasalahan di antara mereka berdua.
More about → Ratu Elizabeth Pun Menegur Hamilton