Formula E Tak Akan Mampu Menyamai Formula One

Perusahaan Chemical di Indonesia | Pembersih Rantai Motor Terbaik | Chain Lube

Perusahaan Chemical di Indonesia | Pembersih Rantai Motor Terbaik | Chain Lube
Sumber: bbc.com

Dunia balap sedang kedatangan sebuah balap mobil yang tak kalah menariknya dengan Formula One, Formula E. Balapan ini berbeda daripada balapan biasanya karena mobil yang digunakan merupakan mobil dengan kekuatan listrik, tetapi kemampuannya serupa dengan Formula One.

Bos Red Bull, salah satu tim balap di Formula One, Christian Horner pun menyatakan opininya mengenai Formula E. "Formula E memang sudah mendapatka tempat dalam dunia balap, tetapi jangan pernah menyamakan Formula E dengan Formula One. Itu berbeda dengan Formula One karena mobilnya jauh lebih lambat." 

Horner juga mengatakan akan menjadi masalah jika dalam sebuah balapan menggunakan dua mobil. Formula E lebih mirip dengan GP3 dibandingkan Formula One. Dia juga menegaskan bahwa Formula One masih menjadi ajang kompetisi yang menarik untuk dunia sport otomotif.
More aboutFormula E Tak Akan Mampu Menyamai Formula One

Inggris, Antara Schumacher dan Hill

Perusahaan Chemical di Indonesia | Pembersih Rantai Motor Terbaik | Chain Lube


Perusahaan Chemical di Indonesia | Pembersih Rantai Motor Terbaik | Chain Lube
Sumber: formula1.com

Apakah Anda pernah tahu bahwa seorang Michael Schumacher pernah terpancing emosinya menjelang lomba di GP Inggris? Kejadian itu akan menjadi sebuah kenangan dalam sebuah ajang Formula One di tahun 1994 di mana dikenal dengan perseteruan antara Schumacher dengan pembalap Williams, Damon Hill.

Kasus itu terjadi ketika dalam latihan yang dilangsungkan di Sirkuit Silverstone, Hill mengacungkan jari tengahnya kepada Schumacher. Lantas, seketika Schumacher pun marah besar dan membalasnya dengan hal yang tidak pernah akan disangka oleh Hill sendiri. Ketika Hill dan Schumacher sama-sama keluar dari pit, Schumacher langsung menyalip Hill secara kasar.

Panitia penyelenggara lomba pun langsung mengibarkan bendera hitam tanda Schumacher didiskualifikasi. Bukannya mundur, Schumacher langsung menginjak pedal gas lebih dalam dan akhirnya dia pun didiskualifikasi tidak mengikuti lomba pada dua GP berikutnya. Hill sendiri didenda 25.000 Poundsterling. Persaingan di antara keduanya pun terus berlangsung hingga di GP Australia pada tahun 1994.
More aboutInggris, Antara Schumacher dan Hill

Target Ferrari Berikutnya...

Busi Motor Terbaik | Busi Mobil Terbaik | Automotive Chemical Industry

Busi Motor Terbaik | Busi Mobil Terbaik | Automotive Chemical Industry
Sumber: bbc.com

Nasib Kimi Raikkonen, sang juara dunia di tahun 2007, sedang berada di ujung tanduk. Jika performanya tidak kunjung membaik, kemungkinan besar Scuderia Ferrari tidak akan memperpanjang kontraknya kembali dan akan menjadi kesempatan bagi para pembalap yang disebut-sebut sedang dibidik oleh Ferrari menggantikan Kimi.

Tiga nama pembalap muda sudah disebut bisa menggantikan Kimi, yakni Daniel Ricciardo, Nico Hulkenberg, dan Esteban Guiterrez. Namun, dari ketiga nama tersebut, nama Daniel Ricciardo yang paling berpotensi untuk menjadi pengganti Kimi.

Ricciardo sendiri masih memiliki kontrak dengan Red Bull hingga akhir tahun 2018. Bos Red Bull, Christian Horner, mengatakan belum ada niat untuk menjual Ricciardo ke tim lain sehingga kemungkinan Ferrari untuk mendapatkan pembalap ini juga akan tertutup.
More aboutTarget Ferrari Berikutnya...

Raikkonen Bukanlah Alonso

Busi Motor Terbaik | Busi Mobil Terbaik | Automotive Chemical Industry

Busi Motor Terbaik | Busi Mobil Terbaik | Automotive Chemical Industry
Sumber: bbc.com

Fernando Alonso mendadak memutuskan untuk meninggalkan Ferrari pada akhir tahun 2014. Dia lebih memilih untuk bergabung dengan McLaren setelah dirinya merasa tidak ada lagi motivasi yang bisa membuatnya maju selama berada di Ferrari. Untuk itulah, Ferrari memilih pembalap lamanya yang pernah meraih gelar bersama tim kuda jingkrak tersebut, Kimi Raikkonen.

Namun, apa yang diraih oleh Kimi tidaklah sememuaskan dengan apa yang diraih oleh Alonso. Raikkonen pun mengeluhkan apa yang dicapai oleh Alonso bukanlah sesuatu yang bisa disama-ratakan sehingga perlu pemahaman yang lebih dalam melihat kondisi lapangan yang sesungguhnya.

Sesungguhnya, harapan besar Ferrari mengembalikan Kimi ke tim ini agar dia kembali meraih kesuksesan yang pernah hilang beberapa tahun lalu. Sang bos Ferrari pun tidak menampik bahwa Alonso dan Kimi bukanlah orang yang sama sehingga keinginan untuk membuat Kimi kembali seperti dulu selalu ada. Sementara Alonso, dia akan tetap bersama McLaren.
More aboutRaikkonen Bukanlah Alonso

Mempertanyakan Nasib The Ice Man

Automotive Chemical Industry | Perusahaan Chemical di Indonesia | Produk Perawatan Mobil

Automotive Chemical Industry | Perusahaan Chemical di Indonesia | Produk Perawatan Mobil
Sumber: bbc.com

Nasib Kimi Raikkonen tentang kontraknya akan diperpanjang atau tidak oleh Scuderia Ferrari ditentukan dari hasil yang dicapainya saat berada di Sirkuit Silverstone, GP Inggris akhir pekan ini. Bagi Kimi, ini akan menjadi partai hidup-mati untuk menentukan masa depannya apakah masih akan bertahan di Formula One atau justru undur diri lebih cepat untuk yang kedua kalinya.

Di sirkuit ini pula, lima belas tahun yang lalu, dia menjadi salah seorang pembalap Formula One yang mengawali kariernya. Raikkonen pun masih memiliki tanggung jawab yang cukup besar hingga musim mendatang. Nasibnya kini pun masih bergantung pada keberhasilannya menjadi juara pada perlombaan yang akan datang.

Sergio Marchionne, Presiden Ferrari, pun angkat bicara,"Sebenarnya nasib Kimi berada pada tangannya sendiri." Kimi pun seakan tidak peduli dengan kontraknya bersama Ferrari diperpanjang atau tidak setelah seorang wartawan menyanyakan hal ini. "Silakan tulis yang kamu suka saja," katanya.
More aboutMempertanyakan Nasib The Ice Man

Ferrari Mengkritik Red Bull

Automotive Chemical Industry | Perusahaan Chemical di Indonesia | Produk Perawatan Mobil

Automotive Chemical Industry | Perusahaan Chemical di Indonesia | Produk Perawatan Mobil
Sumber: bbc.com

Keinginan Red Bull untuk keluar dari arena balap jet darat nomor satu di dunia, Formula One, telah mendapat kritik dari Maurizio Arrivabene, bos Ferrari. Arrivabene mengatakan,"Mudah untuk mengatakan jika Anda sudah menjadi juara dunia empat kali, tetapi Anda akan mengeluh sulit jika Anda belumlah menang."

Keinginan Red Bull keluar dari Formula One disebabkan kompetisi dirasa oleh sang bos, Dietrich Mateschitz, tidak lagi semenarik dulu. Apalagi Red Bull juga akan ditinggalkan oleh Renault pada musim mendatang karena mesin yang dibuat oleh Renault tidak lagi mampu memberikan kompetisi yang lebih serius dan mampu bersaing dengan tim papan atas seperti Mercedes dan Ferrari.

"Mungkin saja Anda akan menang, kemudian akan kalah pada tahun-tahun berikutnya. Itu merupakan hal yang wajar terjadi dalam balapan," kata Arrivabene menanggapi tindakan Mateschitz.
More aboutFerrari Mengkritik Red Bull

Daniel Ricciardo Akan Hengkang ke Ferrari?

Busi Motor Terbaik | Busi Mobil Terbaik | Automotive Chemical Industry

Busi Motor Terbaik | Busi Mobil Terbaik | Automotive Chemical Industry
Sumber: bbc.com


Pembalap andalan Red Bull, Daniel Ricciardo, menyangkal niatnya untuk bergabung bersama Scuderia Ferrari pada musim mendatang, tapi bisa saja selama kemungkinan itu masih terbuka. Dia merasa bahwa kariernya akan berkembang lebih jauh dengan bergabung bersama tim dengan logo kuda jingkrak tersebut tetapi dia masih memiliki tanggung jawab dengan Red Bull.

Di Red Bull, Ricciardo masih memiliki kontrak hingga tahun 2018 dan Kimi pun masih akan bersama Ferrari hingga musim 2016. Namun, jika suatu hari Ferrari kehilangan Kimi, Ricciardo sudah dibidik untuk menjadi pembalap yang mengisi kekosongan kursi tersebut agar menjadi pendamping Sebastian Vettel.

Ketika dikonfirmasi, Ricciardo menyatakan tidaklah benar jika dia akan meninggalkan Red Bull dan beralih ke Ferrari. "Saya belum membicarakan apa pun soal kontrak dan sebagainya, tetapi semua pembalap ingin dengan kemenangan."
More aboutDaniel Ricciardo Akan Hengkang ke Ferrari?

Formula E Akan Masuk ke India dan Afrika

Busi Motor Terbaik | Busi Mobil Terbaik | Automotive Chemical Industry

Busi Motor Terbaik | Busi Mobil Terbaik | Automotive Chemical Industry
Sumber: bbc.com

Salah satu perlombaan balap mobil listrik terbesar di dunia, Formula E, sedang mempersiapkan dirinya untuk masuk ke India dan Afrika. Ini merupakan 'loncatan' yang akan dilakukan oleh Formula E untuk membentuk suatu perlombaan yang apik setelah sukses di Amerika, Eropa, dan Tiongkok. 

Keinginan ini sudah disebutkan oleh Alejandro Agag, Kepala Eksekutif Formula E. "Kami ingin menaklukan lebih banyak lagi kawasan," katanya kepada wartawan. Dia pun sudah spesifik mengatakan Formula E kemungkinan akan merambah Afrika dalam musim yang akan datang.

Kota-kota di India dan Afrika telah dipilih dan akan dimasukkan pada perlombaan di musim mendatang karena sulit apabila diadakannya pada tahun ini karena musim yang sudah berjalan dan direncakan sejak tahun lalu.
More aboutFormula E Akan Masuk ke India dan Afrika

Ketika Mobil Buatan Indonesia Gagal Uji Emisi

Busi Motor Terbaik | Busi Mobil Terbaik | Automotive Chemical Industry

Busi Motor Terbaik | Busi Mobil Terbaik | Automotive Chemical Industry
Sumber: autonetmagz.com

Hal yang mengejutkan terjadi beberapa hari belakangan ini. Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN dan Direktur Utama PLN Persero, ditetapkan menjadi tersangka dalam pengadaan gardu induk PLN di Jawa dan Bali di masa dia masih menjadi direktur PLN. Namun, yang mengherankan adalah sepuluh mobil ciptaan anak bangsa justru ditarik oleh kepolisian untuk dijadikan barang bukti.

Kasus ini memang belum tuntas ditangani oleh Kepolisian Republik Indonesia. Namun, mobil listrik Indonesia yang sempat dipamerkan saat konferensi APEC tahun 2013 tersebut menjadi sesuatu yang fenomenal. Dinyatakan bahwa mobil ini tidak lulus uji emisi dan uji kelayakan tetapi sang pencipta dibayar 2 miliar rupiah untuk pengadaan mobil yang satu ini.

Kasus ini masih bergulir dengan ditariknya 10 mobil listrik yang dinyatakan gagal tersebut sebagai barang bukti korupsi yang dilakukan oleh Dahlan Iskan. Namun, mobil ini juga tidak terlepas dari kontroversi bahwa ada intrik yang aneh tentang pengadaan mobil yang satu ini di masa Dahlan Iskan menjadi direktur.
More aboutKetika Mobil Buatan Indonesia Gagal Uji Emisi

29 Ribu Motor Honda Direcall

Busi Motor Terbaik | Busi Mobil Terbaik | Automotive Chemical Industry

Busi Motor Terbaik | Busi Mobil Terbaik | Automotive Chemical Industry
Sumber: kompas.com

Berita pahit bagi para pengguna motor Honda di Jepang. Pabrikan asal negeri sakura tersebut telah memutuskan untuk me-recall setidaknya 29 ribu motor yang telah diproduksinya. Pasalnya, ada kerusakan pada bagian starter yang membuat motor sulit untuk dinyalakan.

Belum ada pernyataan resmi berkaitan dengan motor Honda yang akan ditarik, tetapi telah diprediksi seitdaknya 39 jenis motor akan kembali ke pabrik untuk diperbaiki. Meskipun sampai saat ini recall masih terbatas hanya pada Jepang, ini tidak menutup kemungkinan yang lebih besar untuk melakukan recall pada Honda di negara-negara lainnya.

Honda menjelaskan kemungkinan motor-motor tersebut tidak mendapatkan perlindungan dalam hal anti-air pada bagian starter magnetic. Apabila hal ini dibiarkan dalam kondisi basah, bisa berpotensi memunculkan percikan api.
More about29 Ribu Motor Honda Direcall

The Ice Man yang Telah Meleleh (IV)

Automotive Chemical Industry | Perusahaan Chemical di Indonesia | Produk Perawatan Mobil

Sumber: dailymail.co.uk

Lantas apa yang dilakukannya selama ini setelah meninggalkan Formula One? Dia memutuskan untuk bergelut dalam NASCAR dan World Rally Championship. Berbagai keberhasilan pun tidak dia torehkan. Keputusan untuk keluar dari Formula One menjadi sebuah hal yang pahit yang dilakukan oleh The Ice Man. 

Namun kesempatan lain ditorehkannya untuk kembali ke Formula One. Di kedua kalinya dia bergabung dalam Formula One, sebuah tim baru bernama Lotus telah memutuskan untuk menjadikan Kimi sebagai pembalapnya. Kesempatan itu tidak disia-siakannya karena performanya pun semakin membaik. Dua tahun bersama Lotus pun menjadi momen yang berharga bagi Kimi untuk kembali ke Formula One.

Lantas itu pula yang membuat Ferrari kembali meminangnya pada tahun 2014. Namun, hasilnya justru lebih buruk karena performa mobil Ferrari tidak kunjung membaik. Dari berbagai lomba yang dilangsungkan pada musim itu, dia hanya bisa meraih 55 poin. Ini menjadi salah satu catatan terburuk yang pernah ditorehkannya. Kini, di musim yang sama, dia pun berekanan dengan Sebastian Vettel, pembalap Jerman yang disebut-sebut sebagai Baby Schumi.
More aboutThe Ice Man yang Telah Meleleh (IV)

The Ice Man yang Telah Meleleh (III)

Automotive Chemical Industry | Perusahaan Chemical di Indonesia | Produk Perawatan Mobil

Automotive Chemical Industry | Perusahaan Chemical di Indonesia | Produk Perawatan Mobil
Sumber: telegraph.co.uk

Di tahun keduanya bersama McLaren, Kimi semakin menjadi pembalap yang menunjukkan dirinya bahwa dia memang layak untuk disebut sebagai pembalap sejati. Dia berhasil menjadi Runner Up di bawah Michael Schumacher. Selisih nilai yang didapati Kimi dan Schumacher pun hanya 2 poin yang menjadikan dia sebagai salah satu pembalap yang diminati oleh Ferrari di tengah gaung Schumacher yang akan pensiun.

Di tahun prestasinya menurun drastis, sementara Scuderia Ferrari semakin banyak menjuarai GP dan mengantar Schumacher untuk menjadi juara ketujuh kalinya. Namun, di tahun berikutnya The Ice Man kembali ke posisi yang diharapkan, yakni mampu memberikan persaingan yang ketat dengan Schumacher.  Ini pula yang membuat Jean Todt, bos Ferrari, semakin ingin meminang Kimi sebagai pembalapnya. Namun, sayang, Todt masih menghargai Schumacher untuk menjadi pembalapnya dan menghormatinya sehingga keinginan itu ditundanya hingga Schumacher memutuskan untuk pensiun di tahun 2006.

Tahun 2007 menjadi kesempatan emas yang ditorehkan oleh Todt dan Kimi setelah Schumacher memutuskan untuk pensiun. Ini pula yang dinantikan oleh Kimi selama ini: menjadi juara dunia bersama Ferrari. Keinginan itu pun terwujud penuh dengan keberhasilan di tahun pertamanya bersama Ferrari. Dia menunjukkan performa yang luar biasa. Namun, hal itu tidak berlangsung lama karena di tahun berikutnya dia hanya berhasil berada di posisi ketiga dan tahun berikutnya dia pun keluar dari dunia Formula One.
More aboutThe Ice Man yang Telah Meleleh (III)

The Ice Man yang Telah Meleleh (II)

Automotive Chemical Industry | Perusahaan Chemical di Indonesia | Produk Perawatan Mobil

Automotive Chemical Industry | Perusahaan Chemical di Indonesia | Produk Perawatan Mobil
Sumber: automobilsport.com
Sauber menemukan bakat yang dimiliki oleh Kimi untuk menjadi seorang pembalap begitu besar. Untuk itu, di tahun 2001, Sauber memutuskan agar Kimi bergabung bersamanya untuk menjajal kekuatan mobil balap yang diimpikan setiap orang yang menyukai ajang balap, Formula One. Ini merupakan kesempatan yang begitu langka yang didapatinya sebagai seorang pembalap profesional.

GP Australia menjadi bukti yang kuat baginya untuk menunjukkan performanya. Tidak ada yang pernah menyangka jika dia berhasil mendapatkan poin di sana meskipun dia bukanlah seorang pembalap yang diunggulkan. Itu pula yang dilirik oleh bos McLaren, Ron Dennis, bahwa Kimi bisa besar bersama timnya kelak. Dengan alasan itulah, Kimi ditarik ke McLaren untuk mendulang prestasi yang lebih jauh lagi.

Kimi memang bukanlah pembalap yang spesial, tetapi kemampuannya dalam setiap balapan menjadi hal yang patut dipuji. Mengawali kariernya di McLaren bersama sang juara dunia, Mika Hakkinen, Kimi menjadi belajar banyak mengenai dunia balap yang sesungguhnya. Di sini, dia bermitra dengan David Coulthard yang kelak menjadi musuh bebuyutannya dalam setiap balapan yang dilakoninya.
More aboutThe Ice Man yang Telah Meleleh (II)

The Ice Man yang Telah Meleleh (I)

Automotive Chemical Industry | Perusahaan Chemical di Indonesia | Produk Perawatan Mobil

Automotive Chemical Industry | Perusahaan Chemical di Indonesia | Produk Perawatan Mobil
Sumber: theguardian.co.uk

Namanya melambung dengan menjadi juara dunia di tahun 2007. Dia juga menjadi rival yang begitu kuat bagi Michael Schumacher. Namanya memang sempat digadang-gadang menjadi pengganti sang juara dunia tujuh kali tersebut, tetapi Jean Todt menyatakan Ferrari tetap akan berbeda tanpa adanya Michael Schumacher. Butuh sembilan musim untuk dia menjadi salah satu pembalap terbaik dalam ajang jet darat tesebut.

Namanya adalah Kimi Raikkonen. Namun dia mendapat julukan sebagai The Ice Man karena dia dikenal sebagai sosok yang dingin oleh bos McLaren di masa itu, Ron Dennis. Namun, sebenarnya dia bukanlah sedingin yang orang-orang kira. Justru sebaliknya, Kimi begitu berapi-api saat perlombaan.

Mengawali kariernya sebagai seorang pembalap karting nasional di tahun 1999. Kariernya semakin melonjak dengan berbagai kesempatan di mana dia bisa merasakan kekuatan mobil balap. Dia pernah membalap dalam ajang British Renault Championship, sebuah ajang balap yang akhirnya mempertemukan dirinya dengan Felipe Massa, rekan kerjanya di Ferrari kelak.


More aboutThe Ice Man yang Telah Meleleh (I)

Tak Ada Kata Menyerah untuk Vettel

Perusahaan Chemical di Indonesia | Pembersih Rantai Motor Terbaik | Chain Lube

Sumber: f1fanatic.co.uk

Gagal naik ke podium saat berada di GP Austria dua pekan yang lalu tidak membuat Sebastian Vettel menjadi gentar. Pembalap asal Scuderia Ferrari ini percaya bahwa dirinya masih bisa untuk mendulang kesuksesan seperti yang dia raih saat berada di Sepang, Malaysia.

Dalam balapan terakhir digelar, Vettel hanya berhasil berada di P4, sementara duo Mercedes, Nico Rosberg dan Lewis Hamilton sudah berbagi tempat di posisi pertama dan kedua. Hal ini juga yang dibutuhkan oleh pembalap asal Jerman itu untuk mendulang kesuksesannya dalam persaingan mengejar gelar juara dunia di musim ini.

GP Inggris yang akan digelar pada akhir pekan ini akan menjadi pembuktian bagaimana Vettel unjuk kemampuannya dalam mengendalikan jet darat tersebut. Saat ini Vettel berada pada posisi ketiga klasemen dengan selisih nilai yang cukup jauh dari Rosberg dan Hamilton.
More aboutTak Ada Kata Menyerah untuk Vettel

Vettel, Si Muda dengan Banyak Rekor (IV)

Perusahaan Chemical di Indonesia | Pembersih Rantai Motor Terbaik | Chain Lube

Perusahaan Chemical di Indonesia | Pembersih Rantai Motor Terbaik | Chain Lube
Sumber: bbc.co.uk

Tahun berikutnya, dia pindah ke Red Bull. Di sini kariernya semakin gemilang dengan berbagai gelar juara yang dia torehkan, termasuk juara dunia empat kali. Meskipun mengawali kariernya bersama Red Bull dengan tidak baik, tetapi apa yang ditunjukkan olehnya dengan menjadi Runner Up dunia telah memberikan hal yang berbeda, yakni pembalap yang sulit untuk digantikan siapa pun dengan usia yang masih belia.

Namun, tahun 2014 bukanlah tahun yang baik untuk seorang Sebastian Vettel. Yang terjadi malah dia gagal untuk meraih berbagai macam gelar dan merelakan gelar juara yang selama ini berusaha untuk dipertahankannya kepada Lewis Hamilton. Itu pula yang membuatnya hengkang dari Red Bull dan beralih ke tim balap yang pernah diimpikannya, Ferrari.

Tahun 2015, dia mengawali kariernya dengan gemilang bersama Ferrari. Namun, dominasi Mercedes masih begitu besar yang menyebabkan dia sulit untuk bertempur dengan tim balap tersebut meski hingga saat ini dia masih menjadi unggulan tim kuda jingkrak tersebut bersama dengan Kimi Raikkonen. Kini, Ferrari masih menunggu kesempatan yang baik baginya untuk mengulang kemenangan bersama pabrikan mobil balap asal Italia tersebut.
More aboutVettel, Si Muda dengan Banyak Rekor (IV)

Vettel, Si Muda dengan Banyak Rekor (III)

Perusahaan Chemical di Indonesia | Pembersih Rantai Motor Terbaik | Chain Lube

Perusahaan Chemical di Indonesia | Pembersih Rantai Motor Terbaik | Chain Lube
Sumber: imagefriend.com


Dengan menggantikan Robert Kubica, justru kariernya semakin melejit dengan keberhasilannya mencetak rekor sebagai pembalap termuda yang mendapatkan poin dalam ajang balap Formula One. Namun, bukan hanya rekor yang luar biasa diciptakannya, dia juga pernah mencetak rekor rookie tercepat yang mendapatkan denda setelah dia melanggar kecepatan di pitline.

Tahun 2007 menjadi awal bagi Vettel untuk merasakan tim baru, Scuderia Toro Rosso. Toro Rosso mendadak memecat Scott Speed dan memutuskan mengangkat Vettel menjadi pembalapnya. Kesempatan ini tidak disia-siakan oleh Vettel dengan memberikan sesuatu yang berbeda. Sayangnya, hal itu tidak sejalan dengan keinginan yang diharapkan oleh Vettel. Kariernya tidak melonjak drastis.

Di tahun berikutnya, namanya justru melejit jauh dengan berbagai rekor yang dia pecahkan. Monza menjadi saksi bagaimana seorang Vettel menunjukkan kekuatannya dengan merebut pole position dan menjadi juara pada kesempatan berikutnya. Publik pun memberikan julukan Baby Schumi karena apa yang dia raih seperti dengan juara dunia tujuh kali itu capai.
More aboutVettel, Si Muda dengan Banyak Rekor (III)

Vettel, Si Muda dengan Banyak Rekor (II)

Perusahaan Chemical di Indonesia | Pembersih Rantai Motor Terbaik | Chain Lube

Perusahaan Chemical di Indonesia | Pembersih Rantai Motor Terbaik | Chain Lube
Sumber: telegraph.co.uk

Vettel, seperti kebanyakan pembalap lainnya, memulai kariernya dari gokart. Dia pun meraih banyak gelar juara selama berada di gokart. Bahkan sembari membalap, dia pun tetap bersekolah seperti kebanyakan anak-anak seusianya. Dia pun menuai banyak prestasi yang tidak dapat diabaikan begitu saja, baik dalam dunia balap hingga dalam dunia pendidikan.

Di tahun 2003, dia beralih menjadi seorang pembalap untuk Formula BMW Jerman dan berbagai penghargaan pun diraihnya dengan baik. Sayang, kariernya pun tidak lagi melesat ketika membalap di F3 Euroseries setelah seluruh gelar juaranya disabet oleh Lewis Hamilton. Di tahun 2006, dia ditunjuk oleh BMW untuk menjadi test-driver di BMW-Sauber.

Setahun kemudian, kariernya melonjak pesat dengan menjadi pembalap cadangan untuk BMW-Sauber setelah Jacques Villeneuve memutuskan hengkang mendadak dari Formula One dan Robert Kubica dipilih untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Jacq. Hasil yang ditunjukkan olehnya pun cukup memuaskan sehingga tim memberikan kepercayaan lebih ketika Kubica cedera untuk menduduki mobil yang ditinggalkan sementara oleh Kubica.
More aboutVettel, Si Muda dengan Banyak Rekor (II)

Vettel, Si Muda dengan Banyak Rekor (I)

Perusahaan Chemical di Indonesia | Pembersih Rantai Motor Terbaik | Chain Lube

Perusahaan Chemical di Indonesia | Pembersih Rantai Motor Terbaik | Chain Lube
Sumber: telegraph.co.uk

Sebastian Vettel kini menjadi salah seorang pembalap yang sangat dinantikan kelahirannya setelah Michael Schumacher memutuskan untuk pensiun. Dia punya memegang banyak gelar di usianya yang masih muda. Namanya pun semakin bersinar dengan menjadi juara dunia empat kali, rekor yang menyamai seorang Michael Schumacher.

Maka tidak mengherankan apabila dirinya disebut sebagai Baby Schumi karena gaya membalapnya yang serupa dengan Michael Schumacher. Berbagai rekor pun dipecahkan olehnya, mulai dari pembalap termuda yang pernah meraih gelar juara dunia, pembalap termuda yang pernah memimpin lomba, hingga juara dunia ganda di usianya yang begitu muda. Hal itu pula yang semakin melejitkan namanya sebagai salah seorang pembalap unggulan di dalam Formula One.

Dia mengawali kariernya membalap karena terinspirasi oleh Michael Schumacher. Dia pun mendapatkan hadiah gokart dari ayahnya yang semakin membuatnya ingin membalap. Hal yang tidak dapat dihindarinya adalah ketika sang ayah bertemu dengan Michael Schumacher dan mengatakan bahwa Vettel bisa menjadi juara dunia suatu hari nanti asalkan ada orangtua yang memberikan dukungan terhadap kariernya.
More aboutVettel, Si Muda dengan Banyak Rekor (I)

Hamilton Tak Ingin Rosberg yang Juara

Busi Motor Terbaik | Busi Mobil Terbaik | Automotive Chemical Industry

Busi Motor Terbaik | Busi Mobil Terbaik | Automotive Chemical Industry
Sumber: autosport.com

Perseteruan antara Lewis Hamilton dan Nico Rosberg dalam Mercedes semakin tidak bisa dihindari. Keduanya telah terang-terangan mengakui rivalitasnya yang sama-sama tidak ingin mengalah demi tim. Mercedes pun telah membiarkan mereka berkompetisi dengan baik dalam balapan tanpa harus mengintervensi perseteruan di antara keduanya untuk menjadi juara dunia.

Rosberg dan Hamilton sebenarnya merupakan dua sekawan yang pernah bermain dalam gokart. Kini mereka bertemu dalam satu pertandingan dan dalam satu tim. Untuk itulah, Hamilton yang pernah merasakan gelar juara dunia ini semakin enggan untuk berbagi dengan Rosberg agar keduanya sama-sama pernah merasakan bagaimana menjadi juara dunia.

Hamilton pun secara terang-terangan mengakui keinginannya agar tahun ini Rosberg tidak menjadi pemenang. “Tapi secara individual, kami berdua ingin menang. Otomatis, kami harus mengalahkan satu sama lain. Saya normalnya akan mengatakan, jika gagal menang, saya ingin rekan setimlah yang menjadi kampiun. Tapi dalam kasus ini, tampaknya tidak demikian,” katanya kepada wartawan.
More aboutHamilton Tak Ingin Rosberg yang Juara